Menjadi Guru sehari di SDN Pondok Cina 3

2016 Tepatnya 17 Oktober, saya bersama rekan-rekan Kelas Inspirasi untuk pertama kalinya mengunjungi Kota Petir alias Kota Depok. Pada artikel kali ini tingkat keseruannya sedikit berbeda dari kegiatan sebelumnya karena untuk pertama kali nya saya menjadi relawan Inspirator (pengajar).
menjadi guru sehari dalam kegiatan kelas inspirasi depok 3
"Suasana mengajar di kelas IV, banyak siswa yang antusias menceritakan cita-cita didepan kelas"
(Credit: Ka Haura - Relawan Fotografer)
Baca juga: "Cerita keseruan mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi Semarang"
Kota Depok atau yang dikenal dengan Kota Petir, hal itu yang membuat saya bertanya-tanya apa sih yang membuat kota ini disebut Kota Petir. Kebetulan pada kegiatan Kelas Inspirasi beberapa waktu yang lalu kami mengunjungi kota tersebut. Dan… wow… saya rasa kekaguman ini kurang pas jika saya ungkapkan pada bagian awal. 

Depok salah satu kota yang ada di Jawa Barat yang menjadi tujuan selanjutnya Kelas Inspirasi pada saat itu setelah beberapa bulan vakum mengikuti kegiatan ini dan terkahir ketika mengunjungi Semarang untuk ikutan Kelas Inspirasi Semarang edisi ketiga. Kota ini tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya yaitu Jakarta, hal itu yang membuat saya semangat untuk mengikuti KI. Walaupun beberapa kali sudah ikutan KI di beberapa tempat namun status saya masih seorang pemula diantara rekan-rekan Kelas Inspirasi tentu hal itu juga yang  membuat saya tertarik untuk mengikuti kegiatan KI, sambil berharap mendapatkan pengalaman yang bermanfaat dan berkesan.

Awalnya sempat ragu untuk mengikuti kegiatan KI, tapi kalau dipikir-pikir “sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bisa berguna bagi sesamanya” dan setelah di pertimbangkan akhirnya saya langsung mencobanya melalui kegiatan ini. Beberapa dari rekan relawan berasal dari luar depok seperti dari Serang dan Jakarta, dan bagi kami yang di Jakarta menuju Depok perjalanan ditempuh menggunakan kereta KRL. Seperti biasanya sebelum hari Inspirasi di mulai kami kelompok yang terbagi dalam Kelompok 2 melakukan survey kesekolah untuk meninjau suasana ruang belajar dan ijin untuk menyelengarakan kegiatan KI ini walaupun sebelumnya panita tentunya sudah berkordinasi dengan pihak sekolah namun alangkah baik nya tetap kami sowan terlebih dahulu ke SDN Pondok Cina 3 dengan bertemu dengan beberapa guru dan Kepala Sekolah.
melakukan survey sebelum kegiatan kelas inspirasi di mulai
"Survey wajib dilakukan untuk meminta ijin dan menayakan beberapa pertanyaan untuk dapat kita siapkan sebelum hari Inspirasi dimulai"
(Credit: Ka Aina - Relawan Fotografer)
Disana saya dan rekan-rekan Kelas Inspirasi tinggal di salah satu tempat tinggal rekan kami yaitu di rumah Ibu Diana Suciati atau akrab kami panggil dengan sebutan mba Nana karena kebetulan beliau tinggal di daerah sana. Setelah itu kami langsung berdiskusi sambil mempersiapkan persiapan yang harus di bawa besok. Beberapa dari kami ada yang langsung tertidur pulas setelah sampai ke tujuan, ya… mungkin karena perjalanan yang cukup melelahkan tadi. Tapi setelah bangun justru merekalah yang sibuk bahkan tidak tidur semalaman demi mempersiapkan persiapan untuk besok, saat itu kebetulan saya yang paling terakhir datang ke Depok karena harus mencetak spanduk dan beberapa materi yang akan di bawa esok hari nya.
Keesokan harinya yang bertepatan dengan hari Senin, kami pun bergegas untuk menuju ke SDN Pondok Cina 3 mengingat kalau saat itu adalah awal pekan yang tentunya akan diadakan upacara bendera jadi, kami harus bergerak lebih awal. Setelah kami tiba di SDN Pondok Cina 3 yang bersamaan dengan kegiatan rutin upacara bendera, guru-guru serta siswa-siswi SDN Pondok Cina 3 menyambut kami dengan sambutan yang hangat. Hal itu yang membuat saya dan rekan-rekan semakin semangat. Inilah bagian yang di tunggu-tunggu. Guru-Guru SDN Pondok Cina 3 menyerahkan tongkat estafet nya  untuk sementara kepada kami. Hanya dengan mengandalkan pengalaman yang ala kadarnya kami pun memulai proses belajar dan mengajar dengan ciri khas yang sedikit berbeda. Dengan bermodalkan proyektor dan slide-slide yang kami persiapkan jauh sebelumnya, tak disangka-sangka siswa-siswi SDN Pondok Cina 3 sangat antusias. Dengan adanya rasa antusias yang timbul, hal itu tentu membuat kami semakin semangat. Ilmu, pengetahuan, pesan-pesan dan apapun yang kami miliki telah kami curahkan kepada mereka, dengan harapan itu semua berguna bagi mereka.
salah satu murid tetap antusias belajar walapun sedang sakit
"Salah satu siswi tetap antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar walaupun masih menahan sakit akibat jatuh dan harus diperban itu membuat kami menjadi semakin semangat" (Credit: Ka Haura - Relawan Fotografer)
Kebetulan saat itu juga saya yang membuat jadwal mengajar untuk seluruh relawan sehingga saya request khusus untuk mengajar dikelas besar (kelas III, IV dan V), karena materi yang saya bawakan seputar "Perpajakan" tentu nya akan akward jika saya ceritakan ke anak murid dasar (kelas I atau II) dan saat itu permintaan khusus dari Ibu kepala sekolah untuk siswa murid kelas VI tidak diperkenankan mengikuti kegiatan kelas inspirasi dikarenakan harus fokus persiapan Ujian Nasional.

Cerita di mulai ketika berjalan menuju ruang kelas III, suasana takut dan cemas terasa menyelimuti karena masih ragu apakah saya bisa mengajar dan cocok dengan anak-anak, namun semua itu sirna ketika sudah memasuki ruang tersebut, disambut dengan tawa menggemaskan dari anak murid, seketika dari perasaan cemas dan takut sudah mulai hilang, bak artis saya langsung di serbu anak-anak hanya untuk mencium tangan, ternyata itu sudah menjadi kebiasaan mereka sebelum memulai kegiatan belajar. Kemudian saya mencoba mencairkan suasana dengan memperkenalkan diri dengan sedikit selipan guyonan ke anak murid dan meminta ketua kelas untuk memimpin doa sebelum kita mulai masuk kemateri. 1 kali sesi mengajar disetiap kelas adalah 30 menit sehingga saya harus mengatur waktu agar materi profesi sebagai "pegawai pajak" tersampaikan namun disisi lain kelas tidak boring dengan menambahkan permainan disetiap sesi nya.

Kelas selanjutnya adalah kelas IV, berbekal pengalaman mengajar 30 menit berusan kali ini saya cukup berani menjelaskan apa itu profesi pegawai pajak dan sedikit mengenal kan fungsi dari pajak itu sendiri, karena bagaimana pun juga, kata "pajak" masih memiliki makna konotasi negatif dimata masyarakat tak terkecuali para murid, sehingga saya mencoba membangun stigma bahwa pajak bukan lah hal yang menakutkan atau buruk bagi mereka. Justru harus sudah di patri sedari dini untuk mencintai pajak demi kelangsungan negara dikemudian hari. Saya berpesan jika seseorang sudah memiliki penghasilan nanti, selain berkewajiban membayar zakat, kita juga berkewajiban membayar pajak walaupun manfaat nya sama-sama tidak bisa dirasakan langsung tapi Insya Allah bisa jadi tabungan kita kelak bagi diri sendiri dan masa depan bangsa Indonesia.

Dan terkahir mengajar kelas V, lumayan capek karena tenaga sudah habis mengajar seharian dan juga murid-murid cukup rewel sehingga butuh effort lebih dan sudah mulai ngga fokus memberikan materi karena harus menertibakan suasana kelas yang sudah heboh sendiri, akhir kita maen games kekompakan dan anak-anak mulai tertib walaupun masih ada saja anak yang berantem dan nangis dipojokan atau berlarian keluar masuk kelas, kuputuskan untuk mengisi surat cita-cita, sedikit berbohong kalau surat nya nanti akan diberikan ke orang tua mereka masing-masing sehingga anak-anak mulai tertib dan mulai menulis tugas dari saya, setelah itu mereka akan mengirim surat tersebut ke kotak pos yang sudah kita sediakan dan berharap apa yang mereka tulis dan cita-cita kan dapat terkabul. Amiin.
para murid menulis surat cita-cita dan akan diserahkan ke wali murid
"Murid sangat antusias mengisi surat cita-cita yang akan diberikan ke wali murid mereka masing-masing dan kami berpesan surat ini dapat dsampaikan ke orang tua murid"(Credit: Ka Aina - Relawan Fotografer)

Suasana semakin seru, canda-tawa, dan keseriusan bercampur menjadi satu. Tak disangka-sangka mereka tidak merasa bosan dengan metode yang saya gunakan. Setiap detik yang menyenangkan tanpa disadari sudah memasuki sesi terkahir. Mengingat masa-masa sekolah dulu, sebelum pulang tentu ada kewajiban yang harus di tunaikan tentunya berdoa. Tapi,  kurang lengkap rasanya apabila momen-momen tersebut tidak di abadikan. Saya dan rekan-rekan pun sempat berfoto dengan mereka, bahkan salah satu dari kami sempat mewawancari kepala sekolah SDN Pondok Cina 3. Ibu Sukarsi selaku Kepala Sekolah SDN Pondok Cina 3 sempat menyampaikan rasa terima kasih nya kepada kami melalui wawancara yang rekan kami.
Letih, ngantuk, capek, akhirnya terbayar dalam satu waktu. Disamping itu, saya jadi tau apa makna dari julukan Kota Petir. Tentunya itu semua adalah hal-hal yang sangat berkesan dan tak terlupakan. Sejak saat itu saya semakin semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cara berbagi melalui kegiatan ini. Sesungguhnya berbagi adalah suatu hal yang mengesankan, apabila kamu bisa memahami apa arti berbagi yang sesungguhnya. Melalui tulisan ini saya mencoba untuk mengajak kawan-kawan untuk terus berbagi dengan apa yang kamu miliki. Mengingat saya, kamu dan mereka adalah generasi emas bangsa. Saya harap pembaca sekalian dapat memetik buah manis dari artikel ini. Akhir kata mohon apabila ada kekurangan dan kesalahan didalam artikel ini. Saya sangat berharap masukan berupa kritik maupun saran yang membangun dari pembaca sekalian. Salam Inspirasi!
foto seluruh relawan kelompok 2 kelas inspirasi depok 3 dengan Ibu kepala sekolah
"Foto bersama seluruh relawan kelompok 2 Kelas Inspirasi Depok 3 dengan Ibu kepala sekolah SDN Pondok Cina 3"
(Credit: Ka Haura - Relawan Fotografer)
Untuk melihat keseruan video acara kegiatan Kelas Inspirasi Depok 3 di SDN Pondok Cina 3 Kelompok 2 bisa lihat di Channel Youtube Wawan1932.

Dan bagi kalian yang berada di Depok dan sekitar nya, jangan sampai ketinggalan keseruan kelas Inspirasi Depok selanjutnya dan terus ikuti info terbaru dan lengkap dengan mengunjungi laman Facebook resmi Kelas Inspirasi Depok

Dan untuk Jadwal Kelas Inspirasi terupdate di berbagai tempat di seluruh Indonesia bisa melihat info di (http://kelasinspirasi.org/daftar).

Salam Inspirasi !

Masukan email anda untuk menjadi pengunjung setia Catatanfawzy.com:

3 Responses to "Menjadi Guru sehari di SDN Pondok Cina 3"

  1. Asik ya bisa jadi relawan... Mulia sekali kegiatannya.. Seneng saya liat anak muda yg aktivitasnya positif begini.. Lanjutkan!

    ReplyDelete
  2. Mulia banget bang.Jadi relawan yang membantu anak - anak SD , Saya jadi kepengen ikut hehehe

    ReplyDelete
  3. Menginspirasi, ingin rasanya merasakan kembali masa sd ^_^

    ReplyDelete